Lubuklinggau

JK Kritik Penerapan PSBB hingga Maju Mundur Larangan Mudik

13
0

Jakarta, PB – Mantan Wakil Presiden  Jusuf Kalla alias JK menilai pemerintah kurang cepat dan meyakinkan dalam memitigasi wabah Virus Corona alias Covid-19. Hal ini terlihat pada kebijakan tertentu yang tidak ketat dalam memitigasi penyebaran penyakit ini.

loading...

“Misalnya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) berlangsung tetapi kota tetap normal dan padat, kemungkinan jarak susah diselesaikan. Lalu kebijakan mudik masih simpang siur, ini perlu ketegasan,” ujar JK yang juga merupakan Ketua Umum Palang Merah Indonesia dalam diskusi yang berani, Ahad , 19 April 2020.

Menurut JK, pemerintah sejak awal sudah lama mengambil langkah. Pasalnya, saat merebaknya Corona pada Januari lalu, pemerintah belum menyetujui kesepakatan ini. “Malah memandang enteng,” ujar dia. Kondisi itu tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara, termasuk Amerika Serikat.

Diambil, dengan telatnya diambil kebijakan mitigasi, ia mengatakan korban dan dipindahkan semakin bertambah luas. Namun, meminta beberapa negara yang cepat dalam pelaksanaan, seperti Taiwan dan Korea Selatan, penyebaran dan pemikirannya tidak sebesar negara lain.

Untuk itu, ia mengatakan pemerintah harus cepat dan meyakinkan melakukan mitigasi dan menyetujui bencana. “Kita tidak tahu ini berakhir kapan, yang tahu adalah saintis, dan kompilasi sudah ditemukan vaksin,” ujar dia. Dalam kondisi ini pun pemerintah harus memilih dan mengizinkan mengedepankan kesehatan dalam persetujuan tersebut.

Hingga kini, pemerintah belum memutuskan untuk memasukkan atau tidak melakukan kegiatan mudik lebaran 2020. Kebijakan yang disetujui oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi baru sebatas agar masyarakat tetap di rumah dan tidak ke luar kota.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyetujui keputusan pemerintah menerbitkan mudik pada Lebaran nanti . Budi mengatakan opsi itu akan kembali dirujuk dengan Menteri Perhubungan Iklan Sementara Luhut Binsar Pandjaitan pada Jumat sore, 17 April 2020.(tmp/red)

loading...