Jawa Barat

Biadab!! Oknum Ketua RT di Depok Potong Dana Bansos

11
0

Depok, PB – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, menyelidiki dugaan kasus pemotongan dana bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terdampak Covid-19.

loading...

“Penyelidikan dan penelusuran tersebut dilakukan terhadap bansos yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris di Depok, dikutip dari Antara, pada Minggu (19/4).

Pemotongan dana bansos jaring pengaman sosial (JPS) PSBB Kota Depok diduga dilakukan oleh oknum ketua RT di Kota Depok. Dana bansos warga terdampak COVID-19 seharusnya mendapatkan dana Rp250 ribu per kepala keluarga dari Pemkot Depok. Namun, warga mendapatkan Rp225 ribu.

Idris mengatakan pihaknya sedang melakukan penelusuran terkait kebenaran informasi tersebut. Menurutnya, penelusuran dan pengawasan itu dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan.

Melalui laporan ini, katanya, diharapkan ada kontribusi dan pengawasan dari Satuan Tugas (Satgas) Kampung Siaga Covid-19 di wilayah masing-masing. Terlebih dalam pendistribusian bansos di Kota Depok selama pandemi virus Corona ini.

“Masing-masing wilayah memiliki Satgas Kampung Siaga Covid-19, diharapkan adanya pengawasan dalam pendistribusian bansos agar merata, tepat sasaran, serta jumlahnya sesuai dengan bantuan yang diberikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok Usman Haliyana mengakui ada pungutan liar bansos Covid-19 yang dilakukan sejumlah oknum RT di Depok.

“Iya memang ada oknum RT yang melakukan hal tersebut, tapi tidak semuanya melakukan pungutan liar,” katanya.

Ia mengatakan dana yang sudah disalurkan saat ini bersumber dari APBD Kota Depok sebesar Rp250.000 untuk 30.000 Kepala Keluarga. (cnn/red)

loading...