HUKUM

Anggota Komisi III DPR RI, Asrul Sani Dorong Komnas HAM Selidiki Insiden Penembakan di Tol Japek

22
0

Jakarta, PB – Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani menyesali terjadinya insiden penembakan yang menyebabkan enam orang anggota ormas Front Pembela Islam (FPI) meninggal dunia oleh aparat penegak hukum di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, pada pada Senin (7/12/2020) dini hari. Arsul mendorong agar Komnas HAM melakukan penyelidikan secara mendalam terhadap kejadian ini.

loading...

“Kita sangat menyesalkan kejadian ini. Karenanya itu perlu diselediki secara mendalam dan independen,” ucap politikus Fraksi PPP ini dalam siaran persnya, Selasa (8/12/2020).

Arsul menyatakan, Fraksinya mendorong Komnas HAM yang memiliki mandat UU untuk melakukan penyelidikan terhadap peristiwa yang menyangkut hak dan kelangsungan hidup manusia khususnya warga negara.

“Ini harus diselesaikan melalui jalur hukum. Komnas HAM harus menjalankan kewenangan penyelidikannya secara independen dan tanpa prasangka, baik kepada anggota Polri yang terlibat maupun terhadap anggota FPI yang menjadi korban maupun yang masih hidup,” tandasnya.

Menurutnya, hal ini penting dilakukan sebagai jalan untuk menegakkan keadilan sebagaimana yang disuarakan ormas Islam, salah satunya adalah Muhammadiyah. Ia meminta masyarakat tetap tenang, agar kejadian ini tidak menjadi komoditas politik yang justru menambah kegaduhan.

“Kritik terhadap pemerintahan silakan terus dilakukan, karena ini negara demokrasi. Tetapi kritik tersebut tidak dilakukan dengan cara-cara yang bisa menumbuhkan kebencian antar golongan dan membelah masyarakat kita,” pungkasnya. (red)

loading...