Opini

Ahli Perkirakan PSBB di Indonesia Tidak Akan Berhasil, Kenapa?

11
0

Jakarta, PB РPemerintah telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi atau Jabodetabek, guna memutus rantai penyebaran virus corona atau COVID-19.

loading...

Namun, ahli memperkirakan kalau langkah yang diambil pemerintah tersebut tidak akan berhasil jika tidak diiringi dengan kemampuan deteksi yang tinggi. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Departemen Epidemiologi FKM UI, Dr. dr. Tri Yunis Miko Wahyono.

“PSBB sudah disetujui satu provinsi dan 10 kabupaten. Apakah berhasil? Perkiraan saya tidak, dengan kemampuan deteksi yang rendah,” ujarnya melalui pesan suara saat diskusi online tentang Mengenal Karakter Virus SARS-CoV-2 untuk Ketepatan Penanganan Pasien COVID-19, Jumat, 17 April 2020.

Menurutnya, kemampuan deteksi di Indonesia dinilai masih kurang bagus. Jika kemampuan deteksi terhadap virus ini masih rendah, maka masih akan banyak kasus yang terjadi di masyarakat.

“PSBB dengan kepatuhan rendah tidak akan memberikan efek berarti pada infeksi penyakit. Kemudian laporannya tidak mencerminkan jumlah kasus yang sebenarnya, sehingga penurunan tidak bisa dilihat dalam waktu dekat,” lanjut dia.

Miko memprediksi, jika kemampuan deteksi terhadap virus corona ini masih rendah, kasus COVID-19 di Indonesia masih panjang. Sebaliknya, jika dilakukan perbaikan, kasus akan menurun.

“Jadi sebulan ini belum selesai. Mei Lebaran akan sedikit bertambah, baru Juni serius menangani, Juli akhir menurun atau Agustus. Mudah-mudahan September ada vaksin agar selesai,” tuturnya. (vv/red)

loading...