Lockdown

Gubernur Minta Pemkot Palembang dan Prabumulih Matangkan Persiapan Penerapan PSBB Dalam Berbagai Aspek

4
0

 

loading...

Palembang-PB-

Gubernur Sumsel H Herman Deru menyampaikan bahwa Kota Palembang dan Kota Prabumulih siap menghadapi PSBB namun untuk pelaksanaannya dibutuhkan proses pembuatan aturan-aturan tertentu berupa peraturan Walikota (Perwali) yang ditentukan dengan komunikasi dan koordinasi dengan baik bersama tokoh agama, masyarakat, pengusaha, UMKM, dan lainnya agar ketika diimplemnetasikan dapat diterima dengan baik tanpa harus banyak pelanggaran.13/05/2020

Hal tersebut diungkapkannya didampingi Forkopimda Sumsel saat Konferensi Pers terkait pelaksanaan PSBB di Kota Palembang dan Kota Prabumulih.

Dijelaskannya bahwa dalam ratas sebelumnya dibahas mengenai Pergub yang termasuk didalamnya tata cara pelaksanaan PSBB kemudian untuk per wilayahnya nanti akan dibuat sesuai dengan peraturan wilayahnya berupa Perwali masing-masing yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing dimana yang utama adalah lebih gencarnya sosialisasi untuk hidup sehat dan cegah covid-19.

“Masa perumusan saya beri tenggat paling lama satu minggu artinya wali kota harus sudah ada draft untuk evaluasi dan kemudian disetujui. Setelah itu, kita akan segera terapkan melalui sosialisasi dalam waktu 4 sampai 5 hari untuk diberlakukan. Jadi pada awalnya akan diberikan sosialisasi dahulu sebagai bentuk informasi dan pemberitahuan tanpa diberlakukan hukuman. Baru kemudian efektif berkisar 2 hari setelah lebaran,” jelasnya.

Turut hadir Pangdam II Sriwijaya,
Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum dan Kapolda, Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, MM., Ketua DPRD, Hj. R.A .Anita Noeringhati, SH, MH, Walikota Prabumulih, Ridho Yahya, Walikota Palembang, Harnojoyo, Danrem 044/GAPO Kolonel Arm Jauhari Agus Suraji, S.I.P, S.Sos., Sekda, H Nasrun Umar, Wakajati, Oktovianus SH. MH, Danlanal, Saryanto, Danlanud, Kolonel Pnb Firman Wirayuda S.T., M.Soc.Sc.

Red/Inf

loading...