Musi Rawas

Cek Cok Antara Ketua BPD Dengan Pemdes Tri Anggun Berujung Pembacokan

17
0
Bb

Musirawas, PB –¬†Telah terjadi TP Secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dan barang sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 170 KUHP.

loading...

PELAPOR :
N : Arbis Bin Agusti
U : 25 th
P : Anggota BPD desa Tri Anggun Jaya
A : Ds Tri Anggun Jaya Kec.Muara Lakitan.

PELAKU :

1. ARDI Bin ARAHAP, 40 Thn, Buruh, islam, Alamat Desa Tri Anggun Jaya Kec.Muara Lakitan Kab. Mura. (dirawat di RS Siti Aisyah mengalami putus lengan akibat bacokam)

2. Pendi Bin Arahap, 38 Thn, Buruh, alamat Desa Tri Anggun Jaya Kec.Muara Lakitan Kab Mura. (melarikan diri)

3. Aidin Bin Arahap, 36 Thn, Buruh, alamat Desa Tri Anggun Jaya Kec.Muara Lakitan Kab Mura. (melarikan diri)

KORBAN:

1) ALKINO bin RUSLAN, 26 tahun, ketua BPD desa Tri Anggun Jaya Kec. Ma Lakitan, Islam, alamat Desa Tri Anggun Jaya Kec.Muara Lakitan Kab. Mura

2.) NOK Bin ….., 45 tahun, tani, Islam, alamat Desa Tri Anggun Jaya Kec.Muara Lakitan Kab. Mura

Kronologi kejadian, Pada hari Senin tanggal 27 April 2020 sekira pukul 14.30 Wib di Desa Tri Anggun Jaya Kec. Muara Lakitan, Kab. Musi Rawas.

Permasalahan berawalnya adalah sehari sebelumnya telah terjadi cek cok antara korban selaku Ketua BPD Ds Tri Anggun dg Pemdes Tri Anggun atas pembangunan yang tidak  sesuai prosedur menurut korban.

Sehingga korban merusak papan cor dan menyetop pekerja pembuatan siring di desa Tri Anggun Jaya yang bersumber dari dana desa, kemudian dimediasi oleh Kapospol Bumi Makmur AIPTU EDI GUMAY.

Dan korban mengakui kesalahannya serta akan mengganti papan cor yang dirusak oleh korban dan menyuruh pekerja untuk bekerja kembali.

Namun keesokan harinya ketiga pelaku yang menurut keterangan masyarakat selaku pengawas keamanan pembangunan siring tersebut mendatangi rumah korban dan membuka dinding rumah korban yang terbuat dari papan.

Kemudian terjadilah pekerlahian antara korban dan ketiga pelaku, saat itu dirumah korban sedang ada teman korban yang datang bertamu yaitu saudara NOK, dan sdr NOK berusaha untuk melerai namun sdr NOK terkena bacokan parang dan tembakan dari pelaku.

Setelah korban terjatuh bersimbah darah dan juga pelaku an. ARDI mengalami luka bacok, lalu ketiga pelaku kabur meninggalkan korban. (red)

loading...