sumsel

Purna Tugas”Kadis LH Mura Harapkan Sinergi Antar OPD Untuk Kemajuan MURA

11
0

Musirawas, PB – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Rawas (26/12/2019), Hari ini genap 60 tahun,meskipun usianya bukanlah muda, semangat pengabdian dalam berkarya membangun negeri memang tak pernah surut di jiwa Kadis LH MURA Hermeruddin, S.H, hal ini patut di jadikan contoh teladan bagi ASN di Lingkungan PEMKAB Musi Rawas pasalnya hari ini Kamis 26/12/2019 beliau merayakan hari ulang tahunnya yang ke 60 di Hutan Kota Pelangi, mendengar sambutannya ada hal yang unik bagi kami kulitinta untuk menuliskan sepenggal kisah perjalanan beliau dan harapan kedepan untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Musi Rawas.

loading...

Perjalanan karier beliau sebagai ASN di mulai dari golongan rendah yaitu golongan II.a sebagai juru ketik di lingkungan Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan, walau berpangkat golongan rendah beliau selalu belajar menjadi seorang konseptor, ilmu konseptor ia peroleh dengan cara mengumpulkan surat-surat masuk dan dipelajari tata bahasanya, selain itu gemblengan pimpinannya menjadikan ia seorang ASN andalan dalam membuat surat-surat keputusan dan startegi-strategi menjadi seorang ASN terus ia pelajari hingga beberapa keahlian beliau dapati.

30 tahun beliau mengabdi di lingkungan Pemprop Sumatera Selatan dalam kurun waktu tersebut banyak sertifikat keahlian yang beliau raih salah satunya adalah PPNS LH, dengan modal pengalaman dan keahlian serta keilmuan beliau di minta untuk mengabdi di tanah kelahiran istri beliau yaitu Kabupaten Musi Rawas, perjalanan karier beliau di Pemkab Musi Rawas tidak lah mudah di mulai pada tahun 2011 dari jabatan staf beberapa bulan kemudian baru naik ke jabatan Kabid Penaatan di OPD LH, beliau di uji dengan beban pekerjaan yang berat 6 tahun lamanya beliau menjabat sebagai Kabid, baru pada tahun 2017 beliau diangkat menjadi Kadis LH Mura.

Sebagai Kadis LH Mura yang baru dilantik, beliau melihat banyak hal yang harus di benahi terutama Laboratorium Lingkungan, bagi beliau saat itu OPD LH tanpa Laboratorium ibarat masak sayur tanpa garam jadinya hampa, ide yang muncul bagaimana mengaktifkan Laboratorium dengan bermodalkan peralatan seadanya dan SDM yang sedikit dapat memberikan sumbangsih PAD bagi Kabupaten Musi Rawas, dalam waktu tidak lebih dari 1 tahun status Laboratorium Lingkungan telah mendapatkan status pengakuan dari Komite Akreditasi Nasional dengan jumlah parameter terakreditasi 35 sampel, perlahan tapi pasti dalam waktu 3 tahun Laboratorium telah mendapatkan ISO 17025-2017 dengan 43 parameter terkareditasi dan lebih hebat lagi PAD yang diperoleh selalu melampaui target, posisi PAD hari ini di saat purna tugas beliau telah mencapai Rp. 935.000.000, belum lagi dari pengelolaan persampahan yang sudah mencapai lebih dari Rp. 100.000.000.

Tidak sebatas itu saja capaian prestasi kinerja beliau, Hutan Kota yang tidak terawat dan berawa beliau ubah menjadi tempat wisata baru yaitu Hutan Kota Pelangi yang dapat menjadi objek baru PAD dari OPD LH Mura, pembangunannya pun 90% tidak menggunakan APBD, uniknya lagi meja duduk, gedung Litbang, Cas Filtration, Tungku PDB, 4 Lampu Tembak dan Gazebo Pesanggrahan dibangun dengan menggunakan dana gaji dan honor sendiri dan beliau sumbangkan untuk kemajuan Hutan Kota Pelangi sebagai sarana wisata di ibukota Kabupaten Musi Rawas, aneh bukan kebanyakan orang kalo mau masuk pensiun sudah tidak memikirkan lagi hal-hal seperti di atas, banyak pengunjung yang sudah menggunakan bangunan-bangunan tersebut untuk pengambilan foto prewedding.

Disela -sela waktu, ketika kami berkesempatan mewawancarai beliau, harapan beliau kedepan untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Musi Rawas diperlukan sinergi dan bergandeng tangan antar OPD-OPD dan dunia usaha seperti dukungan dari OPD terkait dalam peningkatan status UPT Laboratorium Lingkungan menjadi BLUD dan di dukung dg instrumen PERDA, membangun water boom di sisi kiri Hutan Kota Pelangi, dari sana bisa di dapatkan PAD untuk 5 OPD yaitu Dishub dari retribusi parkir, Diskominfo dari retribusi jaringan internet, Dibudpar dari jasa tiket maduk,DLH dari jasa kebersihan,DISKAN dari jasa pembelian pakan ikan.

Marzulian

loading...