Nasional

Bukan Avigan, Tapi Ventilatorlah Yang Bisa Selamatkan Banyak Nyawa Penderita Covid-19

15
0
Ilustrasi

Jakarta, PB – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkapkan sudah ada tiga perusahaan pelat merah yang diminta untuk memproduksi alat bantu pernapasan atau ventilator. Ventilator yang diproduksi oleh tiga perusahaan BUMN nantinya akan diserap oleh perusahaan alat kesehatan PT Indofarma Tbk (INAF).

loading...

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan keberadaan ventilator sangat penting dalam penanganan Covid-19. Ventilator yang diproduksi di dalam negeri ini akan disinergikan dengan industri pertahanan dalam negeri.

“Hari ini, mudah-mudahan juga apa yang dilakukan para pembuat ventilator lokal dari UI, BPPT, ITS, ITB, Balitbang ESDM dan beberapa perusahaan swasta nasional yang akan disinergikan dengan industri pertahanan kita. Saya kemarin coba kontak yang ada di industri pertahanan untuk coba sinergikan,” kata Erick dalam siaran persnya, Kamis (16/4/2020).

Erick melihat ketergantungan bahan baku obat dan alat kesehatan Indonesia dari luar negeri menjadi persoalan bagi bangsa ketika terjadi situasi yang tidak biasa, terutama saat pandemi Covid-19.

Untuk itu di dalam negeri juga harus memulai untuk mengurangi ketergantunganĀ terhadap bahan baku impor. Hal ini bisa dilakukan secara bertahap.

Selain BUMN, ventilator juga sedang disiapkan oleh produsen mobil dan motor. Gaikindo siap memproduksi komponen vital bagi para pasien corona untuk membantu napas pasien.

loading...